Palu, CATRA – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan tampak di halaman kediaman Wakapolda Sulawesi Tengah, di Jalan Garuda, Kota Palu, saat peringatan Idul Adha 1447 H. Momen tersebut menjadi lebih istimewa ketika Wakapolda Sulteng Brigjen Pol Dr Helmi Kwarta Kusuma P Rauf hadir dan secara langsung menyaksikan proses penyembelihan hewan qurban bersama ibunda tercinta, Indrati Ferdinand Repy.

Kegiatan penyembelihan sapi qurban tersebut berlangsung dalam suasana sederhana namun penuh makna, mencerminkan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, serta rasa syukur dalam merayakan Hari Raya Idul Adha. Sejak pagi hari, sejumlah keluarga dan kerabat turut hadir di lokasi untuk menyaksikan proses ibadah qurban yang dilaksanakan di lingkungan rumah kediaman tersebut.
Wakapolda Sulteng tampak mendampingi langsung proses penyembelihan hingga pembagian daging qurban. Sesekali beliau juga terlihat berbincang hangat dengan keluarga dan warga yang hadir, menciptakan suasana akrab tanpa sekat antara pejabat dan masyarakat di momen hari besar keagamaan itu.
Dalam kesempatan tersebut, suasana haru dan kebersamaan semakin terasa ketika Wakapolda Sulteng berada di samping sang ibunda. Kehadiran orang tua dalam momen Idul Adha menjadi nilai tersendiri yang menambah kekhidmatan perayaan, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya bakti kepada orang tua di tengah kesibukan tugas dan tanggung jawab sebagai aparat kepolisian.

Pelaksanaan penyembelihan sapi qurban juga berjalan dengan tertib dan lancar. Daging qurban kemudian dibagikan kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan, sebagai bentuk kepedulian sosial dan implementasi semangat berbagi di hari yang penuh berkah ini.
Momen sederhana ini menjadi gambaran bahwa nilai-nilai Idul Adha tidak hanya terletak pada ibadah qurban semata, tetapi juga pada ketulusan, kebersamaan, serta kepedulian terhadap sesama.
Di tengah kesibukan tugas sebagai Wakapolda, kehadiran dalam kegiatan keluarga seperti ini menunjukkan sisi humanis seorang pimpinan kepolisian yang tetap menjaga kedekatan dengan keluarga dan lingkungan sekitar, terutama di hari besar keagamaan umat Islam.(*)


