Catra
  • Home
  • Headline
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Internasional
No Result
View All Result
Catra
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Internasional
Home Daerah

Buka Musrenbangnas Tahun 2021, Presiden Jokowi Bahas RKP 2022 “Fokus Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural”

Redaksi by Redaksi
05/05/2021
in Daerah
A A
0
Buka Musrenbangnas Tahun 2021, Presiden Jokowi Bahas RKP 2022 “Fokus Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural”

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengikuti acara pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional dan dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, secara virtual dari Rumah Dinas Gubernur Sumut Jalan Sudirman Medan, Selasa (4/5/2021). (Foto Dinas Kominfo Provinsi Sumut : Veri Ardian)

Share on FacebookShare on Twitter

MEDAN, Catra.id – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi dari Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman 41 Medan secara virtual mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Tahun 2021 di Istana Negara, Jakarta, Selasa (4/5) yang dibuka Presiden RI Joko Widodo.

Musrenbangnas ini juga secara virtual diikuti seluruh Kepala Daerah.
Rencana Kerja Pemerintah (RKP) di 2022 akan mengusung pemulihan ekonomi dan reformasi struktural. Presiden menekankan bahwa pondasi paling awal dari pemulihan ekonomi adalah pengendalian Covid-19. Di saat yang sama, percepatan belanja pemerintah, terutama berbagai bentuk bantuan sosial, padat karya, serta mendorong belanja masyarakat perlu terus dilakukan.

 

1 of 4
- +

“Sisi permintaan harus diperbesar. Kemarin saya sudah mengingatkan di akhir Maret 2021 di perbankan masih ada uang APBD provinsi, kabupaten dan kota Rp182 triliun yang seharusnya itu segera dibelanjakan untuk memperbesar sisi permintaan atau konsumsi,” jelas Presiden Jokowi.

Presiden juga meminta jajarannya terus berupaya mendorong agar industri mulai bangkit sehingga para pekerja mulai bekerja, dan sisi permintaan domestik harus ditingkatkan. Tetapi semua itu harus dilakukan dengan protokol kesehatan ketat, tanpa tawar-menawar.
Sementara reformasi struktural secara besar-besaran juga sudah dimulai dengan penetapan Undang-Undang Cipta Kerja.

Presiden meminta agar semua kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah harus sinergis dalam melaksanakan dan memanfaatkan reformasi struktural ini.
“Harus kita rencanakan sejak sekarang bahwa nilai tambah di sektor industri harus ditingkatkan, ketahanan pangan harus meningkat, dan pemulihan sektor pariwisata bisa berjalan baik,” imbuhnya.

Menurut Presiden, Indonesia juga harus mendapatkan manfaat dari perkembangan dunia yang mengarah ke ekonomi hijau (green economy). Sebagai salah satu paru-paru terbesar dunia, Indonesia juga harus bisa memperoleh manfaat besar dari hutan tropis dan hutan mangrove yang dimiliki.

“Oleh sebab itu, transformasi energi menuju energi baru dan terbarukan harus dimulai. Green economy, green technology, dan green product harus diperkuat agar kita bisa bersaing di pasar global,” tambahnya.

Terkait hal tersebut, pemerintah telah merencanakan untuk membuat green industrial park yang rencananya akan disiapkan di Kalimantan Utara dengan memanfaatkan hydropower. Pembangkit listrik tersebut akan menghasilkan energi hijau, baru terbarukan, yang akan disalurkan kepada kawasan industri hijau sehingga muncul produk-produk hijau dari sana.

Menurut Presiden, hal tersebut merupakan kekuatan bangsa Indonesia ke depan.
“Kita juga mempunyai kekuatan di blue economy. Indonesia adalah negara terkaya dalam hal biodiversitas di laut. Kita harus memanfaatkan secara bijak anugerah Tuhan ini, menyejahterakan rakyat, dengan tetap menjaga alam dan keberlanjutan produksi. Sustainable blue economy menjadi agenda yang harus diprioritaskan di semua wilayah pantai yang kita miliki,” paparnya.

Di penghujung arahannya, Presiden menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia harus inklusif. Pertumbuhan ekonomi juga menjadi bagian penting bagi penyelesaian masalah-masalah tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs.
“Pertumbuhan ekonomi harus menjadi mesin bagi pemerataan pembangunan dan keadilan ekonomi baik antar daerah, antar desa, dengan kota. Pertumbuhan ekonomi harus meningkatkan kelas UMKM kita dan semakin mampu bersaing dengan produk-produk dari negara lain,” jelasnya.

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi usai hadir secara virtual sebagai peserta Musrenbangnas menyebutkan, pesan Jokowi adalah agar semua pihak bisa memfokuskan perhatian untuk peduli kepada perkembangan serta pengendalian Covid-19. Kasus yang terjadi di Negara India baru-baru ini, menjadi pelajaran penting agar Indonesia tidak mengalami nasib serupa.

Selanjutnya adalah bagaimana prioritas penyerapan anggaran, memberikan dorongan pada pergerakan ekonomi yang saat ini melambat. Ditambah dengan berbagai upaya untuk mengubah cara dan metode mencapai tujuan menyejahterakan rakyat.

“Bukan tujuannya yang berubah, tetapi dalam kondisi sulit ini, metode dan caranya ini berbeda, itu intinya. Seperti kabupaten/kota kita desak bagaimana serapan anggaran daerah bisa dipercepat,” pungkas Edy.

Pada Musrenbangnas 2021 di Istana Negara, Presiden Joko Widodo didampingi antara lain, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.
Sedangkan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi didampingi Sekdaprov R Sabrina, Kepala Bappeda Hasmirizal Lubis, Kepala Dinas Kesehatan Alwi Mujahit dan sejumlah pejabat lainnya.** (H13/DISKOMINFO SUMUT)

Tags: Edy RahmayadiGubernur Sumatera UtaraMusrenbangnasRKP 2022
Previous Post

Rujukan Pasien Covid-19 ke RS Martha Friska Dihentikan

Next Post

Antisipasi Peningkatan Kasus Kematian Covid-19, Gubernur Edy Rahmayadi Konsolidasikan Rumah Sakit se-Sumut

Next Post
Antisipasi Peningkatan Kasus Kematian Covid-19, Gubernur Edy Rahmayadi Konsolidasikan Rumah Sakit se-Sumut

Antisipasi Peningkatan Kasus Kematian Covid-19, Gubernur Edy Rahmayadi Konsolidasikan Rumah Sakit se-Sumut

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terlaris

  • Pemakaman Adik Gubernur Edy Rahmayadi Berlangsung Khidmat, Kapolda Panca Sebut Zulfikar Tarius Sosok Polisi Sejati

    Pemakaman Adik Gubernur Edy Rahmayadi Berlangsung Khidmat, Kapolda Panca Sebut Zulfikar Tarius Sosok Polisi Sejati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Edy Rahmayadi Dukung Peniadaan Mudik Lebaran 2021 “Pastikan Petugas Bekerja 24 Jam di 73 Posko Penyekatan Mudik”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Poltek AMI Medan Gelar Sosialisasi Pengabdian kepada Nelayan Pangkalan Susu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tinjau Pembibitan Kelapa Genjah Pandan Wangi, Sabrina : Sangat Layak Dikembangkan di Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tetap Lakukan Pelantikan Dalam Suasana Duka, Para Kepala Daerah Sebut Gubernur Edy Sosok Negarawan yang Patut Diteladani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Daerah
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

© 2021 PT. Catra Gemilang Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Internasional

© 2021 PT. Catra Gemilang Indonesia.