Catra
  • Home
  • Headline
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Internasional
No Result
View All Result
Catra
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Internasional
Home Daerah

Rujukan Pasien Covid-19 ke RS Martha Friska Dihentikan

Redaksi by Redaksi
05/05/2021
in Daerah
A A
0
Rujukan Pasien Covid-19 ke RS Martha Friska Dihentikan

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi meninjau RS Martha Friska Jalan Multatuli Medan dan RS Haji Jalan RS Haji Nomor 47, Deliserdang, Selasa (4/5/2021). (Foto Dinas Kominfo Provinsi Sumut : Veri Ardian)

Share on FacebookShare on Twitter

MEDAN, Catra.id – Rumah Sakit (RS) Martha Friska resmi tidak lagi menjadi RS rujukan pemerintah untuk penanganan pasien Covid-19. Rumah sakit yang berada di Jalan Multatuli Nomor 1 ini akan dikembalikan fungsinya sebagai rumah sakit umum.

“Kita tentu masih butuh RS Martha Friska, tetapi tentu karena kita meminjam kita harus mengembalikannya ketika diminta pemiliknya. Per hari ini (Selasa, 4/5) dia berhenti beroperasi untuk penanganan Covid-19 dan pasien sudah kita pindahkan ke RS Haji Medan, Royal Prima, Murni Teguh, Adam Malik dan GL Tobing,” kata Edy Rahmayadi saat meninjau RS Martha Friska.

 

1 of 4
- +

Usai di RS Martha Friska, Edy Rahmayadi bersama rombongan bergerak ke RSU Haji Medan, Jalan Rumah Sakit Haji Nomor 47, Deliserdang. RSU ini sedang disiapkan untuk menjadi RS rujukan pasien Covid-19 khusus ibu dan anak.

“Di sini ada sembilan ruangan yang bisa digunakan untuk perawatan pasien Covid-19 khusus untuk ibu dan anak. Kesiapannya sudah bagus,” jelas Edy, di RSU Haji Medan.

Diketahui, Pemprov Sumut menjadikan RS Martha Friska menjadi RS rujukan Covid-19 mulai April 2020. Sejak itu, RS yang memiliki 110 ruangan isolasi tersebut telah mempekerjakan kurang lebih 220 tenaga medis. Namun, sekarang RS tersebut tidak lagi menjadi RS rujukan Covid-19 dan akan kembali menjadi RS umum swasta.
Untuk tenaga kesehatan (Nakes) yang selama ini bertugas di RS Martha Friska untuk perawatan pasien Covid-19, Gubernur Edy memastikan bahwa mereka akan tetap bekerja.
Menurutnya, para Nakes tersebut merupakan pahlawan di masa pandemi Covid-19 yang harus dihargai jasanya.

“Saya tidak akan lupakan pengabdian kalian semua, saya sangat mengapresiasi keberadaan kalian. Saya pastikan kalian akan tetap bekerja setelah ini. Kita akan sebar di rumah sakit-rumah sakit yang ada. Intinya, kalian akan tetap bekerja,” kata Edy Rahmayadi, di depan ratusan tenaga medis di halaman RS Martha Friska, Selasa (4/5).

Sampai hari ini ketersediaan tempat tidur (Bed Occupancy Rate) untuk perawatan pasien Covid-19 di Sumut masih di angka 64%. Selain itu, tren kasus penyebaran Covid-19 di Sumut beberapa hari terakhir menurun. Rata-rata per minggu (26 April – 2 Mei) 64 kasus per hari, dibanding minggu sebelumnya (18-24 April) 66 kasus per hari.

Pada bagian lain, Direktur RS Martha Friska Fransiscus Ginting mengatakan, sebanyak 220 tenaga kesehatan di RS Martha Friska saat ini didominasi perawat 110 orang, kemudian dokter spesialis, apoteker, petugas laboratorium, kebersihan dan lainnya.
Dia berharap RS Martha Friska bisa segera beroperasi kembali dan membantu pemerintah menyehatkan masyarakat Sumut.

“Paling banyak itu perawat, ada juga dokter spesialis, petugas lab, apoteker, petugas kebersihan dan lainnya. Kita berharap RS kami bisa segera beroperasi dan membantu pemerintah meningkatkan kesehatan masyarakat Sumut,” kata Ginting.** (H15/DISKOMINFO SUMUT)

Tags: Covid 19Edy RahmayadiGubernur Sumatera UtaraRS Martha Friska
Previous Post

Ketua TP PKK dan Dekranasda Tujuh Kab/Kota di Sumut Dilantik

Next Post

Buka Musrenbangnas Tahun 2021, Presiden Jokowi Bahas RKP 2022 “Fokus Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural”

Next Post
Buka Musrenbangnas Tahun 2021, Presiden Jokowi Bahas RKP 2022 “Fokus Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural”

Buka Musrenbangnas Tahun 2021, Presiden Jokowi Bahas RKP 2022 “Fokus Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural”

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terlaris

  • Pemakaman Adik Gubernur Edy Rahmayadi Berlangsung Khidmat, Kapolda Panca Sebut Zulfikar Tarius Sosok Polisi Sejati

    Pemakaman Adik Gubernur Edy Rahmayadi Berlangsung Khidmat, Kapolda Panca Sebut Zulfikar Tarius Sosok Polisi Sejati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Edy Rahmayadi Dukung Peniadaan Mudik Lebaran 2021 “Pastikan Petugas Bekerja 24 Jam di 73 Posko Penyekatan Mudik”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Poltek AMI Medan Gelar Sosialisasi Pengabdian kepada Nelayan Pangkalan Susu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tinjau Pembibitan Kelapa Genjah Pandan Wangi, Sabrina : Sangat Layak Dikembangkan di Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tetap Lakukan Pelantikan Dalam Suasana Duka, Para Kepala Daerah Sebut Gubernur Edy Sosok Negarawan yang Patut Diteladani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Daerah
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

© 2021 PT. Catra Gemilang Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Internasional

© 2021 PT. Catra Gemilang Indonesia.